Jumat, 11 Maret 2016

puisi kenangan kakeku

kakek 
oleh: af jie

Di pagi hari yang senja, ku tengok
kakek yang sedang berbaring
meratapi hari-hari yang dingin

burung-burung mulai berirama
membuatku ingin bernyanyi
mengiringi kakek terlelap

usianya yang semakin rentan
tak bisaku biarkan sendirian

kake kini hanya terdiam
melihat indahnya alam
senyum, tawa, tangis, yang sering beliau curahkan

usianya yang semakin rentan
tak bisaku biarkan sendirian

sesuap nasi kini tak lagi beliau telan
seteguk air tak jua beliau inginkan
semakin hari ku priaitn akan keadaan
akankah aku bisa bertahan meperjuangkan
sisa hudup kake ku yang indah

Kamis, 10 Maret 2016

puisi tak berjudul

judulnya apa
oleh: admin AF
Lari-larian terjungkil di benak batu
pait di rasakan kaki, sehingga labur
darah yang mengalir, sedang air di sungai
memerahkan kening yang kuning
memadamkan api yang bergelora

mencoba berlari, larian kecil
badan kering, ku panggul senapan
kecil tak menyamping

 lusuh badan ini, kau taburi lendut
hingga hitam lengan putih
bicara seprihan kaca
nan bergoser di sanggar murka

mencoba berlari, larian kecil
badan kering, ku panggul senapan
kecil tak menyamping

Puisi Ku


Langit biru
Oleh: admin AF
Ku pandang langit nan biru
ku lepas Rasa yang menghantu
dari yang cemburu hingga yang menggerutu
tuk mencari perasaan yang baru
oh, langit nan biru
kenankanlah keindahanmu
 tuk menghibur hati yang lesu
wajah-wajah yang terkena debu
cerahkanlah oh, langit yang biru
langit biru,,,
adakah misteri yang kau simpan untukku
hingga ku terseyum dalam diri kalbu
setiap hari kurenungkan apa ini batu


petirku
oleh: AF jie

ku angkat senjata, kubuang kelelahan
kuarahkan kedalam hingga nampak di luar
kutarik kembali tali yang tertahan
sampai memacu apa itu ular

cahaya yang pasti mengenai dada seorang
 yang tak mungkin aku tembus dengan parang
oh, petirku..,,
bolehkah ku minta satu penerang
hingga aku pergi dari dunia yang terang

pasrah
oleh: admin AF

ku bersila sambil duduk, menengadah
kepala merungkuk, tak bisa ku angkat
jidat mengerut, ku tenangkan hati
punggung merunduk, badan bertunduk
ku tengadahkan tangan di tengah kesunyian
lidah yang kaku ku conba berkemit
membaca barisan doa

Sabtu, 05 Maret 2016

Pengalaman Admin AF

    Sewaktu aku baru lulus dari Sekolah Dasar, aku mempunyai cita-cita ingin pergi ke pesantren. Tapi waktu itu aku belum mempunyai bekal apa-apa, dan ayahku juga masih menugurku untuk menunggu pada waktu yang tepat. Hari demi hari terus berlalu, Aku mencoba untuk bersabar.
   Di suatu hari aku termenung di bawah pohon mangga, sambil melihat keindahan alam di sekitar. Tiba-tiba terlintas keinginan ku yang sudah lama aku pendam dalam lubuk hatiku yang sangat dalam. Di waktu itu keinginan menyantrenku mulai bangkit lagi. Entah apa yang menbuatku ingin cepat-cepat pergi ke pesantren. Disisi lain ayah juga masih meragukan keinginanku.
   Setelah sudah lama aku menunggu pada waktu yang tepat, Ahirnya waktu itu datang juga (waktu yang ku tunggu dan ku nanti-nanti).
   Ayah pernah bilang kepadaku "Setelah kamu luls dari SMP, Ayah akan mengantarmu kepesantren, Tapi dengan satu sarat, kamu harus mendapatkan juwara di kelasmu". kata ayah ku.
   Singkat Cerita: Sesuai dengan janji ayah aku akan di antar ke pesantren, setelah aku lulus sekolah. Tapi sebelum aku berangkat ke pesantren, aku disuruh untuk membantu ayah menbuat rumah untuk kakak keponakan. Di sana aku bertemu dengan saudaraku yang dulu pernah nyantren di kesugian cilacap. Beliau bercerita banyak tentang pengalan menyantrennya. Setelah beliau menceritakannya, Aku pun semakin tertarik untuk segera pergi ke pesantren.

    Kami saling bertukar pendapat/bermusyawaroh untuk menentukan kapan aku kan berangkat ke pesantren.Ahirnya kami pun mendapatkan jawaban. Ternyata aku oleh ayahku akan di pondokan ke DOKTREN Al ihya 'ulumaddin kesugian 1, yang bertepatan di JL. kemerdekaan timur desa platar kec. kesugian cilacap. Pada waktu yang tepat, tanggal 28 september, aku berangkat di antar ayah dan saudaraku.
    Sesampe di pondok aku langsung soan ke ndalem pak yai. Disitu aku ditanya-tanya oleh pak yai, tentang keseriusanku untuk mondok. Pada hari pertama aku di pondok aku merasa sangat asing akan tempat itu, untung ada teman baruku yang mencoba untuk menghiburku. Dia bernama subhi dan wahyu, Hasanpun tak ketinggalan. mereka bertiga yang pertama kali dekat dengan aku. Selang beberapa hari aku mulai menyesuaikan diri dengan lingkungan pondok pesantren.
    Pertama kali aku mengenal kitab kuning, hapalan juz 'ama, dan hapalan kitab-kitab lain, aku sangat malas. Si hasan lah yang selalu memberikan semangat dan arahan untuk bersemangat dan bangkit dari kemalasan. Pernah di suatu hari dia berpesan kepadaku "kelingan tujuanmu kan umah meng ngeneh ki rep ngopo, koe ki rep dodon dolan po rep ngji" begitu kata hasan setiap kali memberi semangat kepadaku. Yang di indonesiakan kurang lebih "ingatlah tujuanmu dari rumah, kamu kesini itu mau ngapain, kamu itu mau ngaji apa hanya melampiaskan untuk bermain".
   Hapalan kitab Di bilang susah kenyataan gampang di bilang gampang tapi memang sedikit susah. Itulah perasaanku saat pertama kali ku meng hapal kitab al jurumiah. Kitab al jurumiah adalh kitab alat yang paling dasar, Disitu hanya membahas apa itu kalam dan apa itu i'rib. Sedikit demi sedikit aku mulai menghapal, huruf demi huruf aku hayati dan pada ahirnya akupun mengkhatamkan kitab aljurumiah. Aku menghapalkan kitab ini kurang lebih 2 bulan 20 hari, Dengan melewati berbagai macamm hambatan dan rintangan (seperti game aja loh, jangan bercanda lah, he).
  Kitab Al 'imriti adalah kitab yang selanjutnya aku harus hapalkan. Menghapalkan kitab Al 'imriti bukanlah gampang bagiku. Ia memang kitab ini isinya disampekan oleh musonef dengan gaya ber bet-bet. Kurang lebih 250 bet, yang alhamdulillah saya khatamkan dengan durasi waktu kurang lebih 3 bulan 4 hari. Waktu ini bagiku cukup melelahkan.
   Sampe sekarang aku masih menghapalkan kitab al maksud.
demikian lah cerita saya semoga bermanfaat.

ADMIN AF

Kamis, 03 Maret 2016

Beberapa manfaat jahe bagi kehidupan

   Temukan beberapa manfaat dan khasiatnya jahe bagi kesehatan dikehidupan sehari-hari. Hanya disinilah anda akan menemukannya, semoga bermanfaat informasi di bawah ini.


        Jahe di tengah-tengah masyarakat mempunyai banyak sekali manfaat dan khasiat yang sangat luar biasa, terutama untuk kesehatan dan kecantikan. LEbih-lebih kalau jahenya ini dibuat Ramuan  herbal dan alami yang tanpa Efek samping yang sering di alami kalau kita meminum obat dari kimiawi. Karena jahe termasuk tanaman temu-temuan, maka tanaman ini sering dijumpai di Asia Pasifik. Terutama di Indonesia, india, dan cina, dan masih banyak lagi di negara-negara lainnya.

   Jenis-jenis Jahe dan manfaatnya
  1. Jahe merah dan manfaatnya
Warna merah dan bentuknya yang lebih kecilah yang menandakan bahwa Jahe ini dinamakan Jahe merah. Jahe ini lah yang mengandung banyak sekali Minyak ATRISI dari pada JAhe yang lainnya. Obat-obatan tradisional  pun tidak ketinggalan dari jahe ini. Karena jahe ini memberikan sesansi yang labih pedas dan agak sedikit pahit dari jahe-jahe lainnya. Adapun manfaatnya semisal menambah nafsu makan, menyegarkan badan, menghilangkan sakit pada kerongkongan, dan masih banyak lagi yang lainnya.
  2.  Jahe sentil/emprit
Jahe ini sangat cocok bagi obat tradisioanal, dari bentuknya yang sangat kecil dan warnanya yang sedikit putih. Dan lebih manjurnya lagi kalau sudah tua. JAhe ini juga bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.
 3. Jahe GAjah putih dan Badak kuning besar
Dari bentuknya yang cukup besar, JAhe ini sering dinamakan dengan Jahe Gajah atau Jahe badak. Biasanya obat-obat tradisional sering sekali menggunakan jahe ini, Disaat JAhenya masih berumur muda. Sering juga di gunakan 0bat-obat traidisioal ini untuk memasak.

 gubahan AF